GEMPA BUMI MENGHANCURKAN FASILITAS PENDIDIKAN DI MALUKU

Gempa Bumi Menghancurkan Fasilitas Pendidikan Di Maluku Gempa bumi menghancurkan sejumlah fasilitas pendidikan akibat gempa magnitudo berkuatan 6,8 Skala Ritcher yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya, terus bertambah. Dalam catatan Posko Satuan Tugas Penanggulangan Darurat Bencana Maluku hingga Selasa (8/10/2019). Ada sebanyak 172 gedung sekolah dan bangunan kampus yang mengalami kerusakan. “Total sekolah dan kampus yang rusak akibat gempa berjumlah 172 bangunan.” kata Humas Satgas Penanggulangan Darurat Bencana Gempa Maluku Frona Koedoeboen. Banyak Sekolah dan Kampus yang rusak Frona merinci, sekolah dan kampus yang rusak itu tersebar di Kota Ambon. Dengan rincian 9 gedung sekolah rusak ringan, 28 rusak sedang dan 8 rusak parah. Selain itu, sebanyak 19 gedung di kampus Universitas Pattimura juga rusak. Kemudian, 1 bangunan di Universitas Darusalam dan 5 bangunan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, rusak akibat gempa. “Total keruskaan fasilitas pendidikan di Ambon berjumlah 70 bangunan sekolah dan gedung kampus yang rusak,” kata Frona. Sementara itu, di Kabupaten Maluku Tengah, gempa merusak sebanyak 52 bangunan sekolah. Dengan rincian rusak ringan sebanyak 8 sekolah, rusak sedang 39 sekolah dan rusak parah sebanyak 5 sekolah. Sedangkan, untuk Kabupaten Seram Bagian Barat, total sekolah yang rusak sebanyak 47 sekolah. Dengan rincian rusak ringan sebanyak 7 sekolah, rusak sedang 22 sekolah dan rusak parah sebanyak 18 sekolah. Sebelumnya diberitakan, gempa magnitudo 6,8 mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat pada Kamis (26/9/2019). Akibat gempa tersebut tercatat 38 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Selain korban jiwa, gempa tersebut juga mengakibatkan kerusakan rumah-rumah warga, sekolah, rumah ibadah, perkantoran dan fasilitas publik...

RIBUAN GEMPA SUSULAN GUNCANG MALUKU DALAM 11 HARI

Ribuan Gempa Susulan Guncang Maluku dalam 11 Hari Ribuan Gempa susulan masih terjadi di Maluku pascagempa magnitudo 6,5 yang terjadi pada 26 September 2019. Berikut Catatan BMKG sampai dengan Senin (7/10) pagi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi 1.149 kali gempa susulan dan 122 di antaranya dirasakan oleh warga. Pada Senin (7/10), pukul 02.15 WIB, gempa M 3,4 dengan kedalaman 10 km masih terjadi dan dirasakan warga. Pusat gempa tersebut berada di laut sekitar 24 km timur laut Ambon. Namun demikian dilihat dari rangkaian gempa susulan, frekuensi cenderung turun. Sementara itu, korban meninggal dunia berjumlah 37 jiwa,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya. Sementara itu, jumlah kerusakan rumah mencapai 6.344 unit dengan tingkat kerusakan berbeda. Wilayah Kabupaten Malteng, rumah rusak berat (RB) 724 unit, SBB 298 dan Ambon 251. Sementara itu rumah rusak sedang (RS) di wilayah Kabupaten Malteng mencapai 1.104 unit, SBB 469 dan Ambon 253, sedangkan rusak ringan (RR) di wilayah Malteng 2.238, Ambon 654 dan SBB 353. “Kebutuhan personel kesehatan masih sangat dibutuhkan, seperti dokter umum, bidan dan perawat, apoteker dan tenaga psikososial, Penanganan darurat di sektor kesehatan, kata dia, tidak hanya memberikan pelayanan medis tetapi juga memastikan gizi terpenuhi pada kelompok rentan, kesehatan reproduksi, distribusi obat dan pencegahan serta pengendalian penyakit. “BNPB masih terus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah setempat dan memastikan pelayanan kepada warga terdampak dilakukan dengan baik,” kata Agus menambahkan Sebelumnya, Kepala BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy menyatakan beredarnya kabar bohong atau hoaks soal akan terjadi gempa susulan lebih besar disertai tsunami membuat jumlah warga yang mengungsi terus bertambah. Dari data pun jumlah pengungsi di terus...

GUBERNUR MALUKU PIMPIN UPACARA HARI GURU NASIONAL 2019

GUBERNUR MALUKU PIMPIN UPACARA HARI GURU NASIONAL 2019 YANG BERPUSAT DI KABUPATEN BURU PROVINSI MALUKU Gubernur Maluku Murad Ismail memimpin upacara Hari Guru Nasional 2019 sekaligus HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dipusatkan di Kota Namlea Kabupaten Buru, Senin (2/12/2019). Upacara dihadiri ribuan guru di kabupaten Buru dan perwakilan dari Pemprov Maluku. Upacara ini dipusatkan di Alun-alun Bupolo, Kota Namlea, Kabupaten Buru. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur mengatakan, tugas guru adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Sebab guru ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, namun lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan. “Guru juga tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagamaan sebagai prinsip dasar birokrasi. Guru juga ingin setiap murid terinspirasi, tetapi tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi. Saya tidak akan buat janji-janji kosong kepada Anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia,” tandasnya. Dikatkan, guru ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu guru habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. “Guru tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Guru ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan,” katanya. Upacara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Maluku, Lucky Watimury. Wakil Ketua DPRD Maluku,Azis Sangkala. Anggota DPRD Maluku dapil Pulau Buru, Aziz Hentihu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Saleh Thio. Wakil Bupati Amos Besan. Turut hadir pula, Bunda PAUD Maluku, Ny Widya Murad Ismail dan...

PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN PERADABAN BANGSA

Pendidikan Karakter Untuk Membangun Peradaban Bangsa karena Pendidikan adalah hal yang sangat dianggap penting di dunia. Karena dunia butuh akan orang-orang yang berpendidikan agar dapat membangun negara yang maju. Tapi selain itu karakter pun sangat diutamakan karena orang-orang pada zaman ini. Tidak hanya melihat dari tinggi pendidikan ataupun gelar yang telah diraih, melainkan juga pada karakter dari pribadi setiap orang. Proses pendidikan di sekolah masih banyak yang mementingkan aspek kognitifnya ketimbang psikomotoriknya. Masih banyak guru sekolah yang asal mengajar saja agar terlihat formalitasnya, tanpa mengajarkan bagaimana etika yang baik yang harus dilakukan. Buku tentang Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligences) Dalam bukunya, Daniel Goleman menjelaskan kepada kita bahwa kecerdasan emosional dan sosial dalam kehidupan diperlukan 80%, sementara kecerdasan intelektual hanyalah 20% saja. Dalam hal inilah maka pendidikan karakter diperlukan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan beradab, bukan kehidupan yang justru dipenuhi dengan perilaku biadab. Maka terpikirlah oleh para cerdik pandai tentang apa yang dikenal dengan pendidikan karakter (character education). Banyak pilar karakter yang harus kita tanamkan kepada anak-anak penerus bangsa, diantaranya adalah kejujuran, yah kejujuran adalah hal yang paling pertama harus kita tanamkan pada diri kita maupun anak-anak penerus bangsa karena kejujuran adalah benteng dari semuanya, Demikian juga ada pilarkarakter tentang keadilan, karena  seperti yang dapat kita lihat banyak sekali ketidakadilan khususnya di Negara ini. Selain itu harus ditanamkan juga pilar karakter seperti rasa hormat. Hormat kepada siapapun itu, contohnya adik kelas mempunyai rasa hormat kepada kakak kelasnya, dan kakak kelasnya pun menyayangi adik-adik kelasnya. Begitu juga dengan teman seangkatan, rasa saling menghargai harus ada dalam diri setiap murid agar terciptanya dunia pendidikan yang baik. Sekarang mulai banyak sekolah-sekolah di...

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Rahayu, Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,   Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati, Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit. Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis utnuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas. Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.  Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan. Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal. Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi. Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar....

MUTHIA, SISWI SMA 1 TUAL PERAIH JUARA VIDEO STREAM ANUGERAH KIHAJAR 2019

Kuis KIHAJAR 2019 Kuis Kihajar adalah untuk menumbuhkembangkan budaya belajar siswa melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Karena penyelanggaraan berjenjang hingga ke tingkat nasional, maka kegiatan ini juga bermanfaat dalam memupuk rasa cinta budaya di kalangan generasi muda, memelihara semangat nasionalisme dan juga toleransi. Dalam ajang perlombaan Kuis KIHAJAR Tingkat Nasional Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan PUSTEKKOM RI Jakarta.                                   Siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ini merupakan mereka yang memiliki prestasi akademik yang tinggi dari masing-masing jenjang. Selain itu, mereka juga berhadapan dengan para juara yang mewakili provinsi masing-masing. Ada yang berbeda dalam Kuis KIHAJAR tahun ini yaitu tambahan penilaian video STEAM terbaik.  STEAM adalah kepanjangan science, technology, engineering, art, and mathematic. Tanggal 14/11/2019 merupakan malam penghargaan kepada peserta siswa-siswi terbaik yang membanggakan provinsinya yang dilaksanakan dalam acara puncak ANUGERAH KIHAJAR. Dalam Acara puncak tersebut, Muthia Sari Indah Tamher, Siswi SMA 1 Tual mendapatkan juara Anugerah Kihajar 2019 tentang karya terbaik video stream. Saat Muthia kembali ke provinsi Maluku, Muthia disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku,  Bapak M. Saleh Thio dan Kepala Balai Tekkom Provinsi Maluku, Ibu K.L. Lappy. Muthia Sari Indah Tamher yang datang dengan Kepala Balai Tekkom Promal dan beberapa staf. Disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku di kantor. dalam kesempatan itu Muthia diberikan cendera mata oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Bapak M. Saleh Thio. Pesan Muthia Pesan kesan dari Muthia untuk siswa-siswi Provinsi Maluku untuk menyiapkan diri untuk mengikuti lomba Kuis Kihajar tahun depan. Muthia berkata bahwa “Lomba Kuis Kihajar tahun 2019...

BUPATI MALUKU TENGGARA DIBERIKAN ANUGERAH KIHAJAR 2019

Kamis, 14 Nopember 2019 malam di Balai Kartini Jakarta, Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun diganjar Anugerah Kihajar 2019 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Kategori Pertama. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap komitmen Kabupaten Maluku Tenggara yang masuk dalam kategori daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), telah meingkatkan mutu dan akses pendidikan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pemanfaatan TIK merupakan aspek penting untuk pemerataan pendidikan. Sebab, disparitas sarana dan pra-sarana antar daerah Indonesia masih cukup tinggi. “Ujar Thaher disela sela Anugerah Kihajar. Melalui TIK, lanjut Thaher, Maluku Tenggara bertekad memecahkan masalah yang dihadapi oleh para guru dan siswa di wilayahnya, mulai dari mendukung proses pembelajaran, meningkatkan kapasitas guru, pengembangan kurikulum, hingga pembentukkan karakter siswa. “Saat ini siswa yang menggunakan teknologi akan lebih siap menghadapi dunia kerja dan mengembangkan sikap berpikir ilmiah dan kritis. Perlu diingat, siswa menjadi lebih kristis karena mereka mengenal teknologi lebih dini, “ujar Thaher. “Para guru dan pengajar perlu merubah cara pandang mereka dan segera memanfaatkan teknologi baru untuk membantu mereka menyampaikan materi dengan lebih efektif, “imbuh Thaher. Thaher menambahkan, penerapan TIK di Kabupaten Maluku Tenggara memiliki tiga prinsip, yakni : Pemberdayaan, yakni dengan memberdayakan sekolah, guru, staf dan masyarakat sekitar dalam memberikan motivasi siswa untuk belajar; Tumbuh dari bawah, yaitu pembelajaran TIK yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan yang ketiga; Pendekatan Pembelajaran Modern, yaitu pembelajaran yang berorientasi pada siswa. Sementara Kepala Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemdikbud) Bapak Gogot Suharwoto mengatakan, Kabupaten Maluku Tenggara dipandang sudah melakukan pelayanan yang total dibidang pendidikan. Seluruh sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten tersebut sudah terkoneksi dengan internet, sehingga...

GEMPA BUMI 6,8 SR MENGGUNCANG MALUKU 26 SEPTEMBER 2019

Gempa bumi magnitudo 6,8 mengguncang Kota Ambon, Kairatu dan Pulau Haruku, Provinsi Maluku, Kamis (26/9/2019) pagi sekitar pukul 08.44 WIT. “Gempa tersebut dipicu sesar aktif,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG ) Daryono melalui rilis yang diterima di Jakarta, Kamis. Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,43 LS dan 128,46 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15,3 kilometer (km) arah tenggara kota Kairatu atau pada jarak 42 km arah timur laut Kota Ambon, Provinsi Maluku pada kedalaman 10 km. Ia mengatakan dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif lokal. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar atau strike slip fault,” katanya. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi magnitudo 6,5 tersebut tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan informasi dari masyarakat dan shakemap BMKG, dampak gempa bumi juga dirasakan di daerah Tihulae dan Latu dalam skala intensitas V-VI MMI di Banda II MMI. “Wilayah ini berpotensi terjadi kerusakan,” ujar dia. BMKG Maluku melalui unggahannya di akun media sosial Instagram, @infobmkgmaluku pada Selasa (01/10/2019) menginformasikan bahwa, pascagempa utama yang terjadi sebesar M 6.8 yang kemudian diupdate menjadi M 6.5, hingga 01 Oktober 2019 pukul 09.00 WIT di wilayah Ambon telah terjadi 782 gempa susulan. Sedangkan 82 gempa di antaranya bisa dirasakan oleh masyarakat. Dampak yang terjadi karena gempa antara lain sebagai berikut : Korban Gempa Hingga Senin (30/9/2019), total jumlah korban yang meninggal mencapai 34 orang. Berikut identitas para korban meninggal yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana...

HASIL LOMBA VIDEO PEMBELAJARAN INOVATIF 2019

HASIL LOMBA VIDEO PEMBELAJARAN INOVATIF 2019 Proses pembelajaran di sekolah merupakan salah satu bagian yang terpenting dari pendidikan pada semua jenjang yang perlu ditingkatkan mutunya secara terus menerus. Dalam proses pembelajaran, peserta didik harus memperoleh pengalaman belajar untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Hal ini penting dilakukan semua pihak khususnya guru dalam upaya membentuk “Insan Indonesia Cerdas, Kompetitif, dan Berdaya saing tinggi ” untuk menghadapi persaingan global di mana Guru dan Peserta Didik dituntut untuk melek TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Sejalan dengan hal tersebut guru harus melakukan berbagai kegiatan pengembangan keprofesionalannya, di antaranya melalui pembelajaran yang inovatif. Untuk mencapai proses pembelajaran yang diinginkan tersebut maka 4 kompetensi guru mutlak dimiliki oleh setiap guru. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi, dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme Guru adalah dengan menyelenggarakan Lomba Video Pembelajaran Inovatif untuk Guru Kelas dan Mata Pelajaran di Kota Ambon Tahun 2019. Tema dan Isi Karya Lomba Video Pembelajaran Inovatif untuk Guru Kelas dan Mata Pelajaran di Kota Ambon Tahun 2019 disesuaikan dengan Tema atau Sub Tema dalam Mata Pelajaran atau Materi yang diampu.  Tujuan Lomba Video Pembelajaran Inovatif 2019 Tujuan diselenggarakannya Lomba Video Pembelajaran Inovatif untuk Guru Kelas dan Mata Pelajaran di Kota Ambon adalah sebagai berikut: Menghasilkan karya inovasi Video Pembelajaran dalam pembelajaran di lingkungan sekolah; Menampilkan hasil karya inovasi Video Pembelajaran; Menanamkan dan mempersiapkan  kompetensi TIK di Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon; Memotivasi Guru untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran; Mendukung ketersediaan bahan ajar dalam bentuk video yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran jarak jauh; Memberikan penghargaan kepada Guru yang berprestasi melalui kompetisi penerapan dan pengembangan Video Pembelajaran secara sehat, objektif, terbuka, dinamis, dan akuntabel Hasil dari...

FINAL LOMBA PADUAN SUARA ANTAR SMA/SMK/MA SE-MALUKU

FINAL LOMBA PADUAN SUARA ANTAR SMA/SMK/MA SE-MALUKU baru saja dilaksanakan pada 21 Agustus 2019 di Taman Budaya, Karang Panjang, Ambon. Taman Budaya Provinsi Maluku sebagai representasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku telah mengagas dan berjuang di Jakarta (baca : instansi terkait di pusat) agar kegiatan ini dapat terlaksana. Bahkan sampai mendapatkan alokasi dana pembinaan untuk para finalis lomba yang besarannya itu menurut tingkatan hasil perolehan juara. Jumlah total alokasi dana yang diberikan lebih dari 100 juta, kata Drs. Semy Toisuta, Kepala Taman Budaya Provinsi Maluku. Kegiatan FINAL LOMBA PADUAN SUARA ANTAR SMA/SMK/MA SE-MALUKU diawali dengan pembacaan laporan oleh Sdr. Meynard R. N. Alfons sebagai salah satu panitia penyelenggara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Drs.M. Saleh Thio dan kemudian kegiatan lomba ini dibuka dengan pemukulan tifa.               Pada FINAL LOMBA PADUAN SUARA ANTAR SMA/SMK/MA SE-MALUKU yang pertama kali dilakukan tahun ini diikuti 9 peserta yang terdiri atas; 7 sekolah dari Kabupaten Kota Ambon     1 sekolah dari Kabupaten Maluku Tengah                                 1 sekolah dari Kabupaten Seram Bagian Barat                                   Dalam arahannya, Kepala Taman Budaya Drs. Semy Toisuta, mengatakan kepada semua guru pembina paduan suara peserta final yang tampil agar dapat menjaga marwah dari kegiatan lomba paduan suara ini supaya kesinambungannya itu bisa tetap terpelihara dan pembinaan di sekolah tetap bisa berjalan dengan baik. Katanya, Kepala Dinas berterima kasih kepada semua kepala sekolah yang anak muridnya sudah berkompetisi dalam...