FASILITASI PEMANFAATAN SDM YANG TERAMPIL DALAM PEMANFAATAN TIK BERBASIS MULTIMEDIA PROVINSI MALUKU TAHUN 2019

FASILITASI PEMANFAATAN SDM YANG TERAMPIL DALAM PEMANFAATAN TIK BERBASIS MULTIMEDIA Kegiatan fasilitasi pemanfaatan SDM yang terampil dalam pemanfaatan TIK berbasis Multimedia pada tahun 2019 ini diadakan di kantor Balai Teknologi Dan Komunikasi Pendidikan Kebudayaan Provinsi Maluku dan dibawakan oleh TIM BPMPK Semarang. Kegiatan diprakasai oleh Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) yang memiliki tugas “Melaksanakan pengembangan model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan”. Dalam rangka melaksanakan tugas tersebut, BPMPK menyelenggarakan fungsi sebagai berikut : pengkajian model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan, perancangan model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan, pembuatan model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan, pendayagunaan sarana dan peralatan multimedia, fasilitasi pengembangan model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan, evaluasi pengembangan model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan dan pelaksanaan urusan ketatausahaan Balai.             Sehubungan dengan tugas dan fungsi BPMPK serta jangkauan wilayah kerja secara nasional, BPMPK perlu mempublikasikan keberadaan dan fungsinya agar dikenal oleh masyarakat luas yang berkecimpung dalam dunia pendidikan. Selain itu, program-program yang telah dilaksanakan beserta produk-produknya bisa secara langsung dikenal dan dinikmati oleh sekolah maupun seluruh stakeholder pendidikan khususnya penguna mobile edukasi. Diharapkan dari kegiatan ini BPMPK beserta program-programnya dapat dikenal dan dirasakan secara langsung manfaatnya oleh seluruh masyarakat pendidikan di Indonesia. Dasar Hukum Landasan filosofis dan kebijakan yang dijadikan dasar dalam pelaksanaan kegiatan fasilitasi pemanfaatan SDM Yang Terampil Dalam pemanfaatan TIK berbasis Multimedia, BPMPK adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negera Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negera Republik Indonesia Nomor 4287); Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara...

LOMBA VIDEO PEMBELAJARAN INOVATIF 2019

Latar Belakang Lomba Video Pembelajaran Inovatif 2019 Proses pembelajaran di sekolah merupakan salah satu bagian yang terpenting dari pendidikan pada semua jenjang yang perlu ditingkatkan mutunya secara terus menerus. Dalam proses pembelajaran, peserta didik harus memperoleh pengalaman belajar untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Hal ini penting dilakukan semua pihak khususnya guru dalam upaya membentuk “Insan Indonesia Cerdas, Kompetitif, dan Berdaya saing tinggi ” untuk menghadapi persaingan global di mana Guru dan Peserta Didik dituntut untuk melek TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Sejalan dengan hal tersebut guru harus melakukan berbagai kegiatan pengembangan keprofesionalannya, di antaranya melalui pembelajaran yang inov atif. Untuk mencapai proses pembelajaran yang diinginkan tersebut maka 4 kompetensi guru mutlak dimiliki oleh setiap guru. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi, dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme Guru adalah dengan menyelenggarakan Lomba Video Pembelajaran Inovatif untuk Guru Kelas dan Mata Pelajaran di Kota Ambon Tahun 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi dan mengaktualisasikan kompetensi Guru dalam penerapan  TIK untuk meningkatkan mutu pendidikan di  Kota Ambon khususnya dan Provinsi Maluku pada umumnya, sehingga diharapkan akan berpengaruh pada peningkatan kinerja guru dan prestasi peserta didik.  Tujuan Lomba Video Pembelajaran Inovatif 2019 Tujuan diselenggarakannya Lomba Video Pembelajaran Inovatif untuk Guru Kelas dan Mata Pelajaran di Kota Ambon adalah sebagai berikut: Menghasilkan karya inovasi Video Pembelajaran dalam pembelajaran di lingkungan sekolah; Menampilkan hasil karya inovasi Video Pembelajaran; Menanamkan dan mempersiapkan  kompetensi TIK di Provinsi Maluku khususnya Kota Ambon; Memotivasi Guru untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran; Mendukung ketersediaan bahan ajar dalam bentuk video yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran jarak jauh; Memberikan penghargaan kepada Guru yang berprestasi melalui kompetisi penerapan dan pengembangan Video Pembelajaran secara sehat,...